May 13, 2013

Enormous Crocodile


The Enormous CrocodileThe Enormous Crocodile by Roald Dahl
My rating: 4 of 5 stars

Di tengah rimba belantara, hiduplah seekor buaya bernama Enormous Crocodile (iya, itu namanya). Dia adalah buaya yang sangat bessaarr dan juga licik. Hari itu, dia lagi kepingin makan anak-anak. Jadi, dia bilang deh ke temennya si Notsobig One kalau dia bakalan ke kota, dan memangsa anak-anak di sana. Notsobig One melarang niat Enormous Crocodile yang jahat itu, tapi si Enor ga peduli. Jadilah dia keluar dari sungai berlumpur tempat tinggalnya, dan berjalan menyusuri hutan menuju ke kota.

Di perjalanan, dia bertemu dengan hewan-hewan hutan, seperti Humpy Rumpy si kuda nil, Trunky si gajah, Muggle Wump si monyet, dan Roly Poly Bird si burung. Mereka melarang Enor untuk melaksanakan niatnya itu, tapi dia nggak peduli. Enor akan tetap ke kota dan mencari mangsa, sedikitnya tiga anak kecil...

Lalu, tibalah ia di tempat yang banyak ditumbuhi pohon kelapa. Anak-anak senang memunguti buah kelapa yang jatuh (karena mereka nggak bisa manjat). Si Enor tau hal ini, dan dia siap untuk melaksanakan triknya, yaitu... Clever Trick Number One.

Seperti apakah trik Enormous Crocodile? Berhasilkah ia memangsa tiga anak kecil yang lucu, imut, dan nggak berdosa?

Aha! Cari sendiri jawabannya di buku tipis yang dipenuhi dengan ilustrasi berwarna ini. Dijamin ngakak (kalo suka... xp)

Lagi-lagi saya kagum deh sama cerita Opa Dahl. Ceritanya sederhana, tapi dikemas dengan apik dan pesannya pun tersampaikan dengan jelas. Ditambah lagi dengan ilustrasi khasnya Madam Quentin Blake, ceritanya jadi semakin memukau. Nyesel deh dulu saya nggak beli buku ini, pas lagi KGF tahun lalu... Padahal diskon 40% kalo nggak salah... :'(

Ceritanya yang sederhana dan sarat pesan yang baik (kali ini nggak aneh-aneh ceritanya), saya rasa cerita Enormous Crocodile si buaya pantas dibaca oleh anak-anak dari segala usia. Melalui kisah ini, mereka akan diajari untuk tidak sombong, tidak tamak, dan tidak menyakiti orang lain.

Dan... Review ini masuk ke dalam challenge-challenge berikut ini...




May 6, 2013

Istana Bergerak Howl (Yang Tampan)


Istana yang Bergerak by Diana Wynne Jones
My rating: 4 of 5 stars

Jadi anak sulung itu nggak enak. Jadi anak sulung itu berarti kau harus bertanggung jawab atas keluargamu. Atas orang tuamu, atas adik-adikmu (kalau adiknya banyak), dan bertanggung jawab untuk meneruskan usaha keluarga (kalau punya). Makanya, anak sulung itu dianggap selalu bernasib sial, nggak bisa memutuskan sesuatu atas keinginannya sendiri. Seolah-olah nasibnya udah ditentukan oleh orang-orang di sekitarnya, dan dia nggak punya pilihan lain selain menerimanya....

Yah, kira-kira seperti itulah nasib Sophie. Sebagai anak sulung, dialah yang harus mewarisi toko topi keluarganya, bersama ibu tirinya. Sementara itu, kedua adiknya, Lettie dan Martha dikirim ke tempat yang terpisah. Lettie, yang cantik jelita, dikirim ke toko kue Cesari. Sedangkan Martha si bungsu belajar sihir di rumah Mrs. Fairfax.

Nasib buruk Sophie bertambah ketika, tanpa sebab tiba-tiba Nenek Sihir dari Waste berkunjung ke toko topinya, tampak membencinya, dan kemudian mengutuknya menjadi nenek-nenek!! Seakan belum bertambah sial, Sophie tiba-tiba "nyasar" di istana seorang penyihir jahat yang terkenal suka makan jantung gadis-gadis muda dan cantik. Tapi, Nenek Sophie nggak takut. Dia kan udah tua, bungkuk, dan jelek. Nggak mungkin lah si penyihir Howl (yang sangat tampan itu... kyaa~~) mau makan jantungnya.


Suka dengan Howl yg berambut hitam... kyaaa~~ (Gambar: dari sini)

May 4, 2013

10 (+5) Rapid Fire Question about Books!




Di malam Minggu yang sepi, ketika niat untuk membaca sedang turun, mata sayup-sayup, dan hati sedang dilanda kebimbangan hendak membaca buku apa... Tiba-tiba sodari Ren dari Ren’s Little Corner “menodong” saya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Pertanyaannya tentu tentang buku doong... Soalnya, apalagi coba yang dilakukan oleh blogger buku di malem Minggu kayak gini selain baca buku?? (sotoy, belagu, generalisir, theconfessionofjomblo)

Oke, daripada berlama-lama, inilah pertanyaannya. Oh iya, pertanyaan ini katanya sih berawal dari Mbak Winda dan menyebar ke anggota BBI lainnya... xD

1. nambah atau ngurangin timbunan?
Maunya sih nambah... xD

 2. pinjam atau beli buku?
Senengan beli, apalagi kalo bukunya pengen banget. Lagian sekarang agak susah nyari pinjeman buku... (curcol)

3. baca buku atau nonton film?
Baca doonggg....

4. beli buku online atau offline? (tobuk yg temboknya bisa disentuh)
Senengan offline bisa ngider-ngider, sentuh-sentuh, icip-icip... Yuummyy

5. (penting) buku bajakan atau ori?
Kalo printed ya yang original dong pastinja, tapi kalo ebook yaaa apa boleh buat... pasti bajakan. Hahaha

6. gratisan atau diskonan?
Kalo dipaksa sih maunya gratisan aja... (siape yg maksa elu deh? -__-“)

7. beli pre-order atau menanti dgn sabar?
Tungguin aja... Kalo perlu sampe harganya turun... #eh

8. buku asing (terjemahan) atau lokal?
Senengan buku asing sih... Buku lokal cuma baca penulis tertentu aja yang pasti bakal aku suka...

9. pembatas buku penting atau biasa aja?
Penting. Soalnya aku suka pikun udah baca sampe mana. Hahaha 

10. bookmark atau bungkus chiki?
Buat apaan ya? Kalo buat pembatas sih ya lebih milih bon Indomar*t.. (eh, ga ada pilihannya ya xD) Bookmark deh...

Kemudian, saya harus menjawab 5 pertanyaan dari Ren. Seperti apa wujudnya? Ini dia...
11. ebook atau paperback?
Paperback. Saya ngikut sama orang-orang jaman dulu aja... X)

12. cover dengan gambar orang atau pemandangan?
Pemandangan. Tapi gambar orang suka juga sih, macem covernya Wuthering Heights dan seri klasik-klasiknya Gramedia. Kalo covernya foto orang, itu baru gueh kagak demen =__=

13. Stephenie Meyer ( Twilight) atau E.L.James (Fifty Shades of Grey)? 
Stephenie Meyer dong... Dulu lumayan suka ceritanya tuh.... XD #ngaku

14. metropop atau chicklit?
Chicklit aja deh

15. dengerin musik saat baca buku, yes or no?
Yeesssssss!!!

Nah, sekarang lima pertanyaan dari saya untuk lima “korban” selanjutnya. Ini dia....

1. Gaya favorit: baca buku sambil telentang, tengkurep, apa duduk?
2. Di kamar mandi: baca buku apa bengong?
3. Beli buku bekas atau baru?
4. Cerita hantu atau detektif?
5. Komik Jepang, Amrik, atau Eropa?

Oke, itulah pertanyaan dari saya. Jadi, orang-orang di bawah ini nanti harus menjawab pertanyaan utama (10 pertanyaan dari Mbak Winda) dan lima pertanyaan dari saya. Jawaban boleh posting di blog atau di komen saya. Boleh juga kalo mau posting link jawaban kalian di komen ini. Yang nggak BBI juga, ayo ikutaaannn... Hehehee

Dan... lima orang yang “beruntung” itu adalah... #jrengjrengjreeenggg
1. Siro
2. Azia
3. Udin
4. Mbak Nanny
5. FJ. Rean

Selamat menjawab dan jangan lupa untuk buat lima pertanyaan selanjutnya, lalu “suruh” (baca: paksa) lima orang teman kamu untuk menjawab. Have fun!! (/^^)/(/^^)/


May 13, 2013

Enormous Crocodile


The Enormous CrocodileThe Enormous Crocodile by Roald Dahl
My rating: 4 of 5 stars

Di tengah rimba belantara, hiduplah seekor buaya bernama Enormous Crocodile (iya, itu namanya). Dia adalah buaya yang sangat bessaarr dan juga licik. Hari itu, dia lagi kepingin makan anak-anak. Jadi, dia bilang deh ke temennya si Notsobig One kalau dia bakalan ke kota, dan memangsa anak-anak di sana. Notsobig One melarang niat Enormous Crocodile yang jahat itu, tapi si Enor ga peduli. Jadilah dia keluar dari sungai berlumpur tempat tinggalnya, dan berjalan menyusuri hutan menuju ke kota.

Di perjalanan, dia bertemu dengan hewan-hewan hutan, seperti Humpy Rumpy si kuda nil, Trunky si gajah, Muggle Wump si monyet, dan Roly Poly Bird si burung. Mereka melarang Enor untuk melaksanakan niatnya itu, tapi dia nggak peduli. Enor akan tetap ke kota dan mencari mangsa, sedikitnya tiga anak kecil...

Lalu, tibalah ia di tempat yang banyak ditumbuhi pohon kelapa. Anak-anak senang memunguti buah kelapa yang jatuh (karena mereka nggak bisa manjat). Si Enor tau hal ini, dan dia siap untuk melaksanakan triknya, yaitu... Clever Trick Number One.

Seperti apakah trik Enormous Crocodile? Berhasilkah ia memangsa tiga anak kecil yang lucu, imut, dan nggak berdosa?

Aha! Cari sendiri jawabannya di buku tipis yang dipenuhi dengan ilustrasi berwarna ini. Dijamin ngakak (kalo suka... xp)

Lagi-lagi saya kagum deh sama cerita Opa Dahl. Ceritanya sederhana, tapi dikemas dengan apik dan pesannya pun tersampaikan dengan jelas. Ditambah lagi dengan ilustrasi khasnya Madam Quentin Blake, ceritanya jadi semakin memukau. Nyesel deh dulu saya nggak beli buku ini, pas lagi KGF tahun lalu... Padahal diskon 40% kalo nggak salah... :'(

Ceritanya yang sederhana dan sarat pesan yang baik (kali ini nggak aneh-aneh ceritanya), saya rasa cerita Enormous Crocodile si buaya pantas dibaca oleh anak-anak dari segala usia. Melalui kisah ini, mereka akan diajari untuk tidak sombong, tidak tamak, dan tidak menyakiti orang lain.

Dan... Review ini masuk ke dalam challenge-challenge berikut ini...




May 6, 2013

Istana Bergerak Howl (Yang Tampan)


Istana yang Bergerak by Diana Wynne Jones
My rating: 4 of 5 stars

Jadi anak sulung itu nggak enak. Jadi anak sulung itu berarti kau harus bertanggung jawab atas keluargamu. Atas orang tuamu, atas adik-adikmu (kalau adiknya banyak), dan bertanggung jawab untuk meneruskan usaha keluarga (kalau punya). Makanya, anak sulung itu dianggap selalu bernasib sial, nggak bisa memutuskan sesuatu atas keinginannya sendiri. Seolah-olah nasibnya udah ditentukan oleh orang-orang di sekitarnya, dan dia nggak punya pilihan lain selain menerimanya....

Yah, kira-kira seperti itulah nasib Sophie. Sebagai anak sulung, dialah yang harus mewarisi toko topi keluarganya, bersama ibu tirinya. Sementara itu, kedua adiknya, Lettie dan Martha dikirim ke tempat yang terpisah. Lettie, yang cantik jelita, dikirim ke toko kue Cesari. Sedangkan Martha si bungsu belajar sihir di rumah Mrs. Fairfax.

Nasib buruk Sophie bertambah ketika, tanpa sebab tiba-tiba Nenek Sihir dari Waste berkunjung ke toko topinya, tampak membencinya, dan kemudian mengutuknya menjadi nenek-nenek!! Seakan belum bertambah sial, Sophie tiba-tiba "nyasar" di istana seorang penyihir jahat yang terkenal suka makan jantung gadis-gadis muda dan cantik. Tapi, Nenek Sophie nggak takut. Dia kan udah tua, bungkuk, dan jelek. Nggak mungkin lah si penyihir Howl (yang sangat tampan itu... kyaa~~) mau makan jantungnya.


Suka dengan Howl yg berambut hitam... kyaaa~~ (Gambar: dari sini)

May 4, 2013

10 (+5) Rapid Fire Question about Books!




Di malam Minggu yang sepi, ketika niat untuk membaca sedang turun, mata sayup-sayup, dan hati sedang dilanda kebimbangan hendak membaca buku apa... Tiba-tiba sodari Ren dari Ren’s Little Corner “menodong” saya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Pertanyaannya tentu tentang buku doong... Soalnya, apalagi coba yang dilakukan oleh blogger buku di malem Minggu kayak gini selain baca buku?? (sotoy, belagu, generalisir, theconfessionofjomblo)

Oke, daripada berlama-lama, inilah pertanyaannya. Oh iya, pertanyaan ini katanya sih berawal dari Mbak Winda dan menyebar ke anggota BBI lainnya... xD

1. nambah atau ngurangin timbunan?
Maunya sih nambah... xD

 2. pinjam atau beli buku?
Senengan beli, apalagi kalo bukunya pengen banget. Lagian sekarang agak susah nyari pinjeman buku... (curcol)

3. baca buku atau nonton film?
Baca doonggg....

4. beli buku online atau offline? (tobuk yg temboknya bisa disentuh)
Senengan offline bisa ngider-ngider, sentuh-sentuh, icip-icip... Yuummyy

5. (penting) buku bajakan atau ori?
Kalo printed ya yang original dong pastinja, tapi kalo ebook yaaa apa boleh buat... pasti bajakan. Hahaha

6. gratisan atau diskonan?
Kalo dipaksa sih maunya gratisan aja... (siape yg maksa elu deh? -__-“)

7. beli pre-order atau menanti dgn sabar?
Tungguin aja... Kalo perlu sampe harganya turun... #eh

8. buku asing (terjemahan) atau lokal?
Senengan buku asing sih... Buku lokal cuma baca penulis tertentu aja yang pasti bakal aku suka...

9. pembatas buku penting atau biasa aja?
Penting. Soalnya aku suka pikun udah baca sampe mana. Hahaha 

10. bookmark atau bungkus chiki?
Buat apaan ya? Kalo buat pembatas sih ya lebih milih bon Indomar*t.. (eh, ga ada pilihannya ya xD) Bookmark deh...

Kemudian, saya harus menjawab 5 pertanyaan dari Ren. Seperti apa wujudnya? Ini dia...
11. ebook atau paperback?
Paperback. Saya ngikut sama orang-orang jaman dulu aja... X)

12. cover dengan gambar orang atau pemandangan?
Pemandangan. Tapi gambar orang suka juga sih, macem covernya Wuthering Heights dan seri klasik-klasiknya Gramedia. Kalo covernya foto orang, itu baru gueh kagak demen =__=

13. Stephenie Meyer ( Twilight) atau E.L.James (Fifty Shades of Grey)? 
Stephenie Meyer dong... Dulu lumayan suka ceritanya tuh.... XD #ngaku

14. metropop atau chicklit?
Chicklit aja deh

15. dengerin musik saat baca buku, yes or no?
Yeesssssss!!!

Nah, sekarang lima pertanyaan dari saya untuk lima “korban” selanjutnya. Ini dia....

1. Gaya favorit: baca buku sambil telentang, tengkurep, apa duduk?
2. Di kamar mandi: baca buku apa bengong?
3. Beli buku bekas atau baru?
4. Cerita hantu atau detektif?
5. Komik Jepang, Amrik, atau Eropa?

Oke, itulah pertanyaan dari saya. Jadi, orang-orang di bawah ini nanti harus menjawab pertanyaan utama (10 pertanyaan dari Mbak Winda) dan lima pertanyaan dari saya. Jawaban boleh posting di blog atau di komen saya. Boleh juga kalo mau posting link jawaban kalian di komen ini. Yang nggak BBI juga, ayo ikutaaannn... Hehehee

Dan... lima orang yang “beruntung” itu adalah... #jrengjrengjreeenggg
1. Siro
2. Azia
3. Udin
4. Mbak Nanny
5. FJ. Rean

Selamat menjawab dan jangan lupa untuk buat lima pertanyaan selanjutnya, lalu “suruh” (baca: paksa) lima orang teman kamu untuk menjawab. Have fun!! (/^^)/(/^^)/