November 25, 2012

Para Penyihir Caprona

The Magicians of Caprona by Diana Wynne Jones
My rating: 5 of 5 stars

Suasana di Caprona sedang mencekam dan terancam perang. Padahal sebelumnya, kota yang dilindungi oleh Malaikat Caprona, yang dibantu oleh dua klan penyihir terbesar di Caprona ini, Casa Montana dan Casa Petrocchi, berada dalam kedamaian.

Tampaknya ada sebuah kekuatan dari luar yang berusaha untuk menguasai Caprona. Bukan kekuatan biasa. Karena ini di dunia Chrestomanci, pasti ada campur tangan penyihir di dalamnya. Soalnya, mantra yang dibuat oleh Casa Montana dan Casa Petrocchi mulai meluntur. Jadi, pasti ada enchanter yang sangat kuat yang berusaha untuk mengobrak-abrik Caprona.

Sebelumnya, mari kita berkenalan dengan Casa Montana dan Casa Petrocchi. Dua keluarga ini telah ada sejak 700 tahun yang lalu, dan membantu Duke pertama Caprona untuk membangun kota ini. Dari dua keluarga inilah lahir sihir-sihir terbaik di dunia. Dan kau akan sangat beruntung jika mendapatkan mantra dari kedua rumah ini.

Sayangnya, dua keluarga ini bermusuhan. Penyebabnya terjadi sekitar dua abad yang lalu, ketika Ricardo Petrocchi mengirimkan surat makian pada Francesco Montana, karena ia merasa bahwa Duke Caprona memesan sihir lebih banyak dari Casa Montana.

Francesco marah besar menerima surat dari Ricardo. Anehnya, ia justru mengundang seluruh keluarga Petrocchi untuk berpesta di rumahnya. Tapi jangan salah! Francesco bukanlah seorang pemaaf. Dia justru ingin memberi pembalasan pada keluarga Petrocchi.


Francesco menggunakan sihir terbaik dan terkuatnya untuk mengubah surat makian itu menjadi santapan lezat. Keluarga Petrocchi yang tak tahu menahu pun menyantap makanan itu dengan lahapnya. Dan... tentu saja mereka marah besar setelahnya. Karena tak ada hal yang lebih menyakitkan bagi seseorang selain disuruh menelan sendiri kata-katanya. Sejak itu, kedua keluarga pun bermusuhan. Oh iya, itu jugalah yang menjadi asal mula spaghetti di tanah Italiano ini.

Nah, sekarang mari kita berkenalan dengan Tonino Montana. Dia adalah anak lelaki dari Antonio dan Elizabeth Montana. Tonino tahu tentang perseteruan dua keluarga ini, karena ia mendengarkan kisahnya melalui kakaknya. Kisah ini memang diceritakan secara turun temurun, dan semakin lama kisahnya menjadi semakin fantastis bahkan sulit untuk dipercaya.

Sama seperti anggota keluarga yang lain, Tonino sih seharusnya seorang penyihir. Tapi sayang, meskipun sudah bersekolah ia belum bisa menyihir. Nggak seperti kakaknya, Paolo, yang hanya terpaut setahun dengannya.

Tinggal di keluarga penyihir tapi nggak bisa menyihir itu benar-benar menyedihkan. Apalagi saat ini Caprona sedang dalam suasana genting. Mantra-mantra yang dibuat dua keluarga mulai melemah. Penyebabnya ada dua. Pertama, mereka sudah tidak ingat lagi mantra asli yang diberikan langsung oleh Malaikat Caprona dari surga. Dan yang kedua, ada enchanter musuh yang menyelinap di Caprona (bahkan mungkin bekerja sama dengan keluarga Petrocchi) dan berusaha untuk menguasai kota itu.

Untungnya, Tonino diselamatkan oleh Benvenuto, yang angkuh, liar, dan tak pernah dekat dengan siapapun. Benvenuto ini sangat hebat. Siapapun yang mampu berkomunikasi dengan Benvenuto jelas bukan orang biasa. Dan... hanya Tonino-lah yang mampu berkomunikasi dengan kucing jantan keluarga Montana ini.

Yap, kucing jantan.

Si Benvenuto dan bawahannya xD (Gambar dari sini)


Eits! Tapi jangan meremehkan kucing ya. Kucing itu binatang yang sangat berarti bagi penyihir. Mereka tahu banyak hal dan mereka juga mampu memperkuat mantra yang diucapkan oleh penyihir. Jadi, kemampuan Tonino untuk bicara dengan Benvenuto itu sangatlah luar biasa.

Di Caprona, mantra-mantra itu harus dinyanyikan. Bukan hanya dengan kata-kata yang tepat, tapi juga dengan nada yang tepat. Kalau kau salah menyanyikan nadanya, maka bisa saja kau justru membuat ayahmu menjadi hijau, seperti yang dilakukan oleh Angelica Petrocchi.

Jadi, kalau kau melihat ada dua orang lelaki sedang beradu menyanyi di tengah Piazza, jangan malah menontonnya karena menganggapnya sebagai sebuah pertunjukkan yang menarik. Karena kemungkinan besar, orang yang kau lihat itu adalah seorang Montana dan Petrocchi yang sedang berduel. Lebih baik menjauh, karena bisa jadi setelah itu ada hujan kotoran sapi yang turun mengenaimu.

Apalagi kalau kau melihat seluruh anggota keluarga Montana dan Petrocchi berkumpul di Piazza seperti sekarang ini. Mending cepet-cepet ngumpet deh. Soalnya perang dunia ketiga pasti akan pecah sebentar lagi.

Tapi, apa yang menyebabkan mereka berdua sangat marahh??

Ternyata, Tonino Montana dan Angelica Petrocchi menghilang!! Casa Montana menuduh Petrocchi-lah yang menculiknya. Dan Casa Petrocchi mengira Montana-lah yang menculik gadis cilik mereka!

Siapapun yang berada di balik peristiwa ini, mereka pastilah sangat sangat jahat, karena telah menculik dua anak kecil dari dua keluarga yang bermusuhan. Apalagi, suasana sedang genting karena perang akan segera pecah. Ditambah lagi, Tonino dan Angelica itu payah dalam merapal mantra. Jadi, kemungkinan mereka untuk kabur itu cukup kecil.

Jadi, siapakah orang yang menculik Tonino dan Angelica? Apakah dia orang yang sama dengan yang merusak mantra kedua keluarga? Apa tujuannya? Benarkah dia seorang enchanter yang disewa oleh tiga kota yang berbatasan oleh Caprona dan ingin menguasai kota itu? Lalu, bagaimana nasib Rosa, kakak perempuan Tonino yang akan menikah dengan pria misterius bernama Marco? Siapa Marco sebenarnya?

Seri kedua "Dunia-dunia Chrestomanci" ini lebih seru dari yang pertama, "Eric Chant dan Korek Api Bertuah". Saya berusaha membayangkan bagaimana ketika kedua keluarga itu bertarung dengan nyanyi-nyanyian. Soalnya yang ada di bayangan saya tentang penyihir itu kan di Harry Potter. Dan mereka nggak merapalkan mantra dengan menyanyi, tapi diucapkan dengan lantang xD

Selain itu, di buku kedua ini tokohnya unik-unik. Bikin saya jatuh cinta sama mereka. Tapi yang terutama sih, jelas dong. Saya cinta mati sama Benvenuto. Meoongg~ xD

Setelahnya, baru deh sama Tonino, lalu Paolo, kemudian Rosa. Dan di akhir-akhir saya pun jadi suka juga sama Marco. Kejadian ketika Tonino dan Angelica diculik juga sangat menegangkan dan seru.. >v<

Nah, sekarang mari kita lanjut ke seri Chrestomanci berikutnya... ^^

View all my reviews

No comments:

Post a Comment

November 25, 2012

Para Penyihir Caprona

The Magicians of Caprona by Diana Wynne Jones
My rating: 5 of 5 stars

Suasana di Caprona sedang mencekam dan terancam perang. Padahal sebelumnya, kota yang dilindungi oleh Malaikat Caprona, yang dibantu oleh dua klan penyihir terbesar di Caprona ini, Casa Montana dan Casa Petrocchi, berada dalam kedamaian.

Tampaknya ada sebuah kekuatan dari luar yang berusaha untuk menguasai Caprona. Bukan kekuatan biasa. Karena ini di dunia Chrestomanci, pasti ada campur tangan penyihir di dalamnya. Soalnya, mantra yang dibuat oleh Casa Montana dan Casa Petrocchi mulai meluntur. Jadi, pasti ada enchanter yang sangat kuat yang berusaha untuk mengobrak-abrik Caprona.

Sebelumnya, mari kita berkenalan dengan Casa Montana dan Casa Petrocchi. Dua keluarga ini telah ada sejak 700 tahun yang lalu, dan membantu Duke pertama Caprona untuk membangun kota ini. Dari dua keluarga inilah lahir sihir-sihir terbaik di dunia. Dan kau akan sangat beruntung jika mendapatkan mantra dari kedua rumah ini.

Sayangnya, dua keluarga ini bermusuhan. Penyebabnya terjadi sekitar dua abad yang lalu, ketika Ricardo Petrocchi mengirimkan surat makian pada Francesco Montana, karena ia merasa bahwa Duke Caprona memesan sihir lebih banyak dari Casa Montana.

Francesco marah besar menerima surat dari Ricardo. Anehnya, ia justru mengundang seluruh keluarga Petrocchi untuk berpesta di rumahnya. Tapi jangan salah! Francesco bukanlah seorang pemaaf. Dia justru ingin memberi pembalasan pada keluarga Petrocchi.


Francesco menggunakan sihir terbaik dan terkuatnya untuk mengubah surat makian itu menjadi santapan lezat. Keluarga Petrocchi yang tak tahu menahu pun menyantap makanan itu dengan lahapnya. Dan... tentu saja mereka marah besar setelahnya. Karena tak ada hal yang lebih menyakitkan bagi seseorang selain disuruh menelan sendiri kata-katanya. Sejak itu, kedua keluarga pun bermusuhan. Oh iya, itu jugalah yang menjadi asal mula spaghetti di tanah Italiano ini.

Nah, sekarang mari kita berkenalan dengan Tonino Montana. Dia adalah anak lelaki dari Antonio dan Elizabeth Montana. Tonino tahu tentang perseteruan dua keluarga ini, karena ia mendengarkan kisahnya melalui kakaknya. Kisah ini memang diceritakan secara turun temurun, dan semakin lama kisahnya menjadi semakin fantastis bahkan sulit untuk dipercaya.

Sama seperti anggota keluarga yang lain, Tonino sih seharusnya seorang penyihir. Tapi sayang, meskipun sudah bersekolah ia belum bisa menyihir. Nggak seperti kakaknya, Paolo, yang hanya terpaut setahun dengannya.

Tinggal di keluarga penyihir tapi nggak bisa menyihir itu benar-benar menyedihkan. Apalagi saat ini Caprona sedang dalam suasana genting. Mantra-mantra yang dibuat dua keluarga mulai melemah. Penyebabnya ada dua. Pertama, mereka sudah tidak ingat lagi mantra asli yang diberikan langsung oleh Malaikat Caprona dari surga. Dan yang kedua, ada enchanter musuh yang menyelinap di Caprona (bahkan mungkin bekerja sama dengan keluarga Petrocchi) dan berusaha untuk menguasai kota itu.

Untungnya, Tonino diselamatkan oleh Benvenuto, yang angkuh, liar, dan tak pernah dekat dengan siapapun. Benvenuto ini sangat hebat. Siapapun yang mampu berkomunikasi dengan Benvenuto jelas bukan orang biasa. Dan... hanya Tonino-lah yang mampu berkomunikasi dengan kucing jantan keluarga Montana ini.

Yap, kucing jantan.

Si Benvenuto dan bawahannya xD (Gambar dari sini)


Eits! Tapi jangan meremehkan kucing ya. Kucing itu binatang yang sangat berarti bagi penyihir. Mereka tahu banyak hal dan mereka juga mampu memperkuat mantra yang diucapkan oleh penyihir. Jadi, kemampuan Tonino untuk bicara dengan Benvenuto itu sangatlah luar biasa.

Di Caprona, mantra-mantra itu harus dinyanyikan. Bukan hanya dengan kata-kata yang tepat, tapi juga dengan nada yang tepat. Kalau kau salah menyanyikan nadanya, maka bisa saja kau justru membuat ayahmu menjadi hijau, seperti yang dilakukan oleh Angelica Petrocchi.

Jadi, kalau kau melihat ada dua orang lelaki sedang beradu menyanyi di tengah Piazza, jangan malah menontonnya karena menganggapnya sebagai sebuah pertunjukkan yang menarik. Karena kemungkinan besar, orang yang kau lihat itu adalah seorang Montana dan Petrocchi yang sedang berduel. Lebih baik menjauh, karena bisa jadi setelah itu ada hujan kotoran sapi yang turun mengenaimu.

Apalagi kalau kau melihat seluruh anggota keluarga Montana dan Petrocchi berkumpul di Piazza seperti sekarang ini. Mending cepet-cepet ngumpet deh. Soalnya perang dunia ketiga pasti akan pecah sebentar lagi.

Tapi, apa yang menyebabkan mereka berdua sangat marahh??

Ternyata, Tonino Montana dan Angelica Petrocchi menghilang!! Casa Montana menuduh Petrocchi-lah yang menculiknya. Dan Casa Petrocchi mengira Montana-lah yang menculik gadis cilik mereka!

Siapapun yang berada di balik peristiwa ini, mereka pastilah sangat sangat jahat, karena telah menculik dua anak kecil dari dua keluarga yang bermusuhan. Apalagi, suasana sedang genting karena perang akan segera pecah. Ditambah lagi, Tonino dan Angelica itu payah dalam merapal mantra. Jadi, kemungkinan mereka untuk kabur itu cukup kecil.

Jadi, siapakah orang yang menculik Tonino dan Angelica? Apakah dia orang yang sama dengan yang merusak mantra kedua keluarga? Apa tujuannya? Benarkah dia seorang enchanter yang disewa oleh tiga kota yang berbatasan oleh Caprona dan ingin menguasai kota itu? Lalu, bagaimana nasib Rosa, kakak perempuan Tonino yang akan menikah dengan pria misterius bernama Marco? Siapa Marco sebenarnya?

Seri kedua "Dunia-dunia Chrestomanci" ini lebih seru dari yang pertama, "Eric Chant dan Korek Api Bertuah". Saya berusaha membayangkan bagaimana ketika kedua keluarga itu bertarung dengan nyanyi-nyanyian. Soalnya yang ada di bayangan saya tentang penyihir itu kan di Harry Potter. Dan mereka nggak merapalkan mantra dengan menyanyi, tapi diucapkan dengan lantang xD

Selain itu, di buku kedua ini tokohnya unik-unik. Bikin saya jatuh cinta sama mereka. Tapi yang terutama sih, jelas dong. Saya cinta mati sama Benvenuto. Meoongg~ xD

Setelahnya, baru deh sama Tonino, lalu Paolo, kemudian Rosa. Dan di akhir-akhir saya pun jadi suka juga sama Marco. Kejadian ketika Tonino dan Angelica diculik juga sangat menegangkan dan seru.. >v<

Nah, sekarang mari kita lanjut ke seri Chrestomanci berikutnya... ^^

View all my reviews

No comments:

Post a Comment