April 17, 2013

Dirty Beasts


Dirty Beasts by Roald Dahl
My rating: 2 of 5 stars

Entahlah. Saya nggak begitu suka cerita yang ini. Saya memang seharusnya sudah terbiasa dengan imajinasi Opa Dahl yang super aneh itu. Tapi entahlah... Cerita yang ini terlalu lemah buat lambung saya.. #lah

Diawali dengan seekor babi yang lebih filsuf dari filsuf manapun (sotoy). Dia mempertanyakan makna keberadaan dirinya di dunia ini. Setelah sadar, dia pun melakukan tindakan yang bikin saya eneg setengah mati. #hoeekkk #monttaaahhh

Kisah-kisah berikutnya nggak kalah unik. Semuanya bertemakan hewan-hewan aneh bin ajaib dengan kelakuan yang juga nggak kalah ajaibnya. Kalau ada yang saya suka, mungkin cerita tentang seorang anak gendut yang doyan makan, dan dia bilang sama ibunya kalo ada makhluk di dalam perutnya yang terus minta dikasih makan. Ibunya nggak percaya sama si anak, dan menganggap anaknya itu pembohong.

Sepertinya Opa ingin menyindir orang tua yang gampang melabeli anaknya dengan hal-hal yang buruk, padahal belum tentu itu semua kesalahan anaknya. Nggak sering, justru anak-anak ini jujur, loh. Orang dewasa aja yang nggak membuka hati mereka untuk memahami anak-anak ini. Heuheuu...

Oh, sama yang "Ant Eater" juga lumayan lucu. Suka pas bagian nyindir orang Amriknya. Katanya, mereka nggak bisa ngomong "Aunt" dengan benar. Yang dilafalin justru "Ant".. xDD Yah, bolehlah orang Inggris mengklaim kayak gitu. Bahasa Inggris yang sekarang kan lahirnya dari tanah mereka. Hoahahahaa...

Kalo ditanya cocok untuk anak usia berapa, jujur saya bingung. Mungkin 10 tahun ke atas kali ya. Banyak adegan yang kalo saya orang tua, nggak pengen saya ceritain ke anak saya. Eh, tapi sebenernya anak-anak udah akrab dengan cerita monster makan orang, raksasa makan orang, dsb. sih... Cerita rakyat kita juga banyak yg gitu ya? Asal orangtuanya bijak aja ngasih tauin ke anaknya mana yang bener dan salah.

Jadi intinya... Ya, seterah orangtuanya dah... xP #gamorepot


No comments:

Post a Comment

April 17, 2013

Dirty Beasts


Dirty Beasts by Roald Dahl
My rating: 2 of 5 stars

Entahlah. Saya nggak begitu suka cerita yang ini. Saya memang seharusnya sudah terbiasa dengan imajinasi Opa Dahl yang super aneh itu. Tapi entahlah... Cerita yang ini terlalu lemah buat lambung saya.. #lah

Diawali dengan seekor babi yang lebih filsuf dari filsuf manapun (sotoy). Dia mempertanyakan makna keberadaan dirinya di dunia ini. Setelah sadar, dia pun melakukan tindakan yang bikin saya eneg setengah mati. #hoeekkk #monttaaahhh

Kisah-kisah berikutnya nggak kalah unik. Semuanya bertemakan hewan-hewan aneh bin ajaib dengan kelakuan yang juga nggak kalah ajaibnya. Kalau ada yang saya suka, mungkin cerita tentang seorang anak gendut yang doyan makan, dan dia bilang sama ibunya kalo ada makhluk di dalam perutnya yang terus minta dikasih makan. Ibunya nggak percaya sama si anak, dan menganggap anaknya itu pembohong.

Sepertinya Opa ingin menyindir orang tua yang gampang melabeli anaknya dengan hal-hal yang buruk, padahal belum tentu itu semua kesalahan anaknya. Nggak sering, justru anak-anak ini jujur, loh. Orang dewasa aja yang nggak membuka hati mereka untuk memahami anak-anak ini. Heuheuu...

Oh, sama yang "Ant Eater" juga lumayan lucu. Suka pas bagian nyindir orang Amriknya. Katanya, mereka nggak bisa ngomong "Aunt" dengan benar. Yang dilafalin justru "Ant".. xDD Yah, bolehlah orang Inggris mengklaim kayak gitu. Bahasa Inggris yang sekarang kan lahirnya dari tanah mereka. Hoahahahaa...

Kalo ditanya cocok untuk anak usia berapa, jujur saya bingung. Mungkin 10 tahun ke atas kali ya. Banyak adegan yang kalo saya orang tua, nggak pengen saya ceritain ke anak saya. Eh, tapi sebenernya anak-anak udah akrab dengan cerita monster makan orang, raksasa makan orang, dsb. sih... Cerita rakyat kita juga banyak yg gitu ya? Asal orangtuanya bijak aja ngasih tauin ke anaknya mana yang bener dan salah.

Jadi intinya... Ya, seterah orangtuanya dah... xP #gamorepot


No comments:

Post a Comment