January 12, 2012

Penyihir Hebat Oz

Hore!! Saya menyelesaikan satu buku lagi minggu ini. Kerjaan saya soalnya belum ada kemarin, jadinya saya menghabiskan waktu untuk membaca novel The Wizard of Oz yang memang sengaja saya bawa. Untung saya bawa! Kalo nggak saya bisa cengo deh. Hahaha

Hhhmmm... Enaknya gimana ya ceritanya...

Gini aja deh....

Oh iya, Spoiler alert!!

Dorothy adalah seorang gadis kecil yatim piatu yang tinggal bersama Paman Henry dan Bibi Em di sebuah desa pertanian yang muram di Kansas. Suatu hari, angin puting beliung menerbangkan rumah Dorothy dan membawanya ke negeri ajaib. Dorothy tiba di negeri para Munchkin bersama anjing kecilnya, Toto. Ketika itu, "rumah terbang" Dorothy tidak sengaja meniban Tukang Sihir Jahat dari Timur dan membunuhnya. Dengan terbunuhnya penyihir jahat itu, para Munchkin bisa hidup dengan bebas kembali. Dorothy mengambil sepatu perak penyihir jahat dan memakainya. Di tempat itu, ia bertemu Penyihir Utara yang baik hati. Dorothy ingin kembali ke rumahnya di Kansas, tapi ia tidak tahu caranya. Dan sayangnya, Penyihir Utara tidak dapat membantunya. Tapi ada satu cara. Yaitu bertemu Penyihir Agung Oz yang terkenal kesaktian dan kebijaksaannya. Petualangan Dorothy untuk bertemu Oz di negeri ajaib itu pun dimulai....



Dalam perjalanannya itu, Dorothy tidak sendirian. Selain ditemani oleh Toto, anjing kecilnya yang setia, Dorothy memiliki tiga sahabat lain. Yang pertama adalah Manusia Jerami yang ditemukan terpancang di ladang gandum. Dorothy menolongnya, lalu Manusia Jerami ini pun memutuskan untuk mengikuti perjalanan Dorothy untuk menemui Oz, karena Manusia Jerami ingin meminta kepada Oz agar ia diberi otak. Manusia Jerami menganggap dirinya bodoh dan dia sering diolok-olok oleh gagak karena tidak memiliki otak. Padahal, dia itu sangat cerdas dan memiliki banyak akal. Berkali-kali kecerdasannya itu telah menolong Dorothy dan kawan-kawannya dalam perjalanan berbahaya mereka.

Teman perjalanan Dorothy yang kedua adalah Tin Woodman, seorang manusia kaleng yang ditolong oleh Dorothy di dalam hutan. Woodman tidak bisa bergerak karena engselnya karatan dan dia lupa untuk meminyaki engselnya itu. Dorothy menolongnya, dan Woodman pun bergabung dalam rombongan mereka karena ia juga ingin meminta sesuatu dari Oz. Ia menginginkan sebuah hati. Woodman dulunya adalah manusia biasa yang jatuh cinta kepada seorang gadis. Tapi bibi gadis itu tidak setuju dan menyuruh penyihir jahat untuk mengutuk Woodman, sehingga kapak yang digunakan olehnya justru melukai dirinya sendiri. Akhirnya, ia diubah menjadi manusia kaleng oleh seorang pandai besi. Huhu, sebenarnya kalau dibayangkan, sadis sekali ya. Tapi, nggak usah dibayangkan jauh-jauh karena ini adalah cerita anak-anak. Hhhmm.. Oh iya, saya jadi teringat dengan anime favorit saya di sini, Fullmetal Alchemist. Saya jadi teringat dengan sosok Edward dan Alphonse Elric yang tubuhnya "ditambal" dengan besi. Bahkan sosok Al mirip sekali dengan Woodman, karena hanya jiwa Al yang ada di baju zirah itu, sementara raganya tak ada di sana... Haduh! Saya jadi kangen sama anime itu. DVD bajakan saya ada di siapa ya?? *oot xp

Anggota terakhir rombongan kecil mereka adalah seekor singa. Singa ini bukan singa biasa. Ia adalah singa penakut. Ia takut bertemu manusia ataupun binatang besar lainnya. Padahal, penghuni hutan tempat ia tinggal mengharapkan Singa untuk menjadi raja mereka. Dengan demikian, lengkaplah rombongan mereka. Dan perjalanan ke barat mereka untuk mengambil kitab suci pun bisa dimulai. Eh.. Maksudnya perjalanan untuk bertemu Oz yang agung. Hohohooo

Ketika awal saya membaca cerita ini, saya terbingung-bingung. Bagaimana mungkin Manusia Jerami menganggap dirinya bodoh, padahal dia sebenarnya banyak akal dan pemikirannya begitu kritis. Tetapi saya kemudian mengerti. Sang pengarang, L. Frank Baum, tampaknya memang sengaja menampilkan sebuah paradoks. Tin Woodman yang mendambakan hati, menangis tersedu-sedu ketika ia tidak sengaja menginjak sampai mati seekor semut. Ia bahkan berkata bahwa ia harus lebih berhati-hati agar tidak menyakiti makhluk lain, karena ia tidak memiliki hati. Jika ia memiliki hati, ia tentu tidak perlu berhati-hati.

Begitu juga si Singa Penakut. Ia berkata bahwa dirinya adalah seekor singa yang sangat penakut, tetapi ketika di perjalanan mereka bertemu dengan makhluk buas yang mengerikan, Singa Penakut mengaum begitu keras hingga makhluk buas itu menyingkir untuk sementara. Ia bahkan bersedia menjadikan dirinya sebagai tameng untuk melindungi sahabat-sahabat barunya.

Kedengarannya cukup rumit ya. Karena dongeng anak-anak yang sederhana seperti ini justru disisipi sebuah pemikiran filsafat yang begitu mendalam. Otak, hati, dan keberanian mungkin adalah hal yang paling penting dalam diri manusia. Ketiga hal itu adalah sesuatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki. Tetapi terkadang, manusia tidak sadar kalau mereka memiliki itu semua dan sering menganggap rendah dirinya. Ironisnya, dalam kisah ini semua tokoh yang digambarkan menginginkan semua itu bukanlah manusia. Mereka adalah manusia jerami, manusia kaleng, dan singa. Tokoh-tokoh ini menganggap satu bagian itu adalah yang terpenting. Tin Woodman si manusia kaleng misalnya, menganggap bahwa hal yang paling penting di dunia ini adalah hati. Sementara dua sahabatnya, si manusia jerami dan singa penakut tidak beranggapan demikian.

Hhhmm... Jadi rumit sendiri ya. Hehehe... Yah, cerita ini sih cukup untuk dinikmati saja. Pesan-pesan yang ada di dalamnya sangat bagus untuk diajarkan kepada anak-anak. Karena saya belum punya anak, ya disimpan untuk nanti lah. Hohoo. Saya sendiri menyukai kisah anak-anak, terutama yang klasik. Soalnya, biasanya cerita-cerita klasik itu kaya dengan imajinasi. Sesuatu hal yang mungkin agak terpendam saat ini, dengan hadirnya era gadget.

Nah, kembali ke kisah Dorothy. Perjalanan mereka akhirnya membuahkan hasil, dan mereka pun tiba di istana Penyihir Hebat Oz dengan selamat. Kota Zamrud, tempat tinggal Oz, adalah sebuah kota yang sangat cantik berwarna hijau. Sebelum memasuki kota ini, mereka diharuskan memakai kacamata hijau dan tidak diperkenankan untuk melepasnya kecuali mereka keluar dari kota itu. Jadi, jelas kan kenapa kota itu berwarna hijau? ;)

Dorothy, Manusia Jerami, Tin Woodman, dan Singa Penakut akhirnya diberi izin untuk menemui Oz. Tetapi mereka harus menemuinya sendiri-sendiri. Setelah sesi pertemuan dan mengungkapkan apa yang mereka inginkan, mereka berempat justru menjadi sedih. Kenapa begitu? Karena Oz baru akan mengabulkan permohonan mereka jika mereka berhasil membunuh Tukang Sihir Jahat dari Barat. Mereka merasa tidak ada pilihan lain lagi, sehingga memutuskan untuk pergi ke barat untuk mencari kitab suci (lagi?) eh mencari Tukang Sihir jahat. Singkat cerita, Tukang Sihir Jahat berhasil dikalahkan dan mereka pun kembali ke Kota Zamrud.

Penyihir Hebat Oz tidak menyangka kalau mereka akan berhasil mengalahkan penyihir itu. Ia merasa tidak siap bertemu mereka berempat (berlima sih sama Toto). Ternyata, penyihir yang diagung-agungkan karena kebijaksanaannya dan juga karena sosoknya yang mengerikan itu, hanyalah seorang pria tua biasa. Ya. Dia manusia biasa seperti Dorothy, yang terdampar ke negeri itu ketika ia sedang menaiki balon udaranya. Karena ia bukan seorang penyihir, tentu saja ia tidak dapat menolong Dorothy dan teman-temannya.

Ternyata, meskipun bukan seorang penyihir ulung, Oz adalah seorang penipu ulung. Ia berhasil "menipu" teman-teman Dorothy yang mengingikan sesuatu yang sebenarnya sudah mereka miliki. Tetapi, Oz tidak bisa menolong Dorothy, karena ia sendiri terdampar di negeri itu dan tak tahu cara untuk pulang. Dalam adegan ketika Oz "menipu" teman-teman Dorothy, ia mengungkapkan perasaannya seperti ini...
Oz yang kini sendiri di ruangannya tersenyum memikirkan keberhasilannya memberikan apa yang mereka pikir mereka inginkan. "Bagaimana mungkin aku berhenti menjadi penipu," katanya, "ketika orang-orang ini memaksaku melakukan hal-hal yang semua orang tahu itu mustahil? Dan mudah sekali untuk membuat Boneka Jerami, Singa, dan Woodman bahagia, karena mereka membayangkan aku bisa melakukan apa pun. Namun, butuh lebih dari imajinasi untuk membawa Dorothy kembali ke Kansas, dan aku yakin aku tidak tahu bagaimana melakukannya."

Jadi, bagaimana akhir kisah ini? Berhasilkah Oz menolong Dorothy pulang kembali ke Kansas? Siapakah Glinda yang disebut-sebut sebagai penyihir baik dari selatan? Lalu, bagaimana dengan nasib Manusia Jerami, Woodman, dan Singa Penakut selanjutnya?

Selanjutnya, silakan anda baca sendiri. Saya tidak mau spoiler lagi. Lagipula, saya ini sulit menulis review yang pendek. Rasanya kata-kata berloncatan di kepala saya dan jari-jari saya sudah begitu tidak sabarnya untuk merangkainya menjadi kata-kata. So, sebelum anda merasa bosan karena saya menulis terlalu panjang, jadi silakan baca sendiri saja yaa...

Oh iya, ketika membaca cerita ini saya jadi ingat buku yang saya baca sebelumnya, "Diary si Tengil". Di situ ada adegan ketika Greg bermain drama Wizard of Oz dan berperan jadi pohon apel. Pohon apel itu melempari Dorothy dengan apel tentunya. Saya mencari-cari adegan itu di buku ini, tapi nggak ada. Apa itu di buku Wizard of Oz yang lain ya? Karena saya baru tahu kalau ternyata ada semacam serinya dari buku ini. Hhhmm....

Jadi, kalau anda bisa meminta sesuatu yang paling anda inginkan. Mana yang akan anda pilih di antara Otak, Hati, dan Keberanian? Kalau saya sih, saya nggak akan meminta semuanya. Karena saya tahu, semuanya itu ada di dalam diri saya. Tapi mungkin, salah satu atau salah dua atau mungkin salah tiga dari mereka sedang tertidur jauh di dasar sekarang ini....


Judul Asli : The Wonderful Wizard Of Oz
Pengarang : L. Frank Baum
ISBN : 9789790244597
Jumlah Halaman : 206 halaman
Cetakan : I, Oktober 2010
Penerjemah : Alva Indriani
Penerbit : Atria

2 comments:

  1. Ada 2 versi crita oz, yg pertama yg anda baca yang ke 2 mau dnger? Let me see, dorothy tinggal di kansas dengan 2 adiknya mereka sangat miskin jadi tinggal berpindah2 lalu suatu hari dorothy menemukan kota kardus mulai dari situ ia bisa menyihir lalu ia menyihir kardusnya menjadi permadani dan lalu mreka bersiap pergi ke negeri yang jauh (mereka yatim piatu) sebelum pergi si adik berkata bahwa mantranya adalah kata2 yang dibalik contoh,= Oz jika dibalik akan mnjadi zo jadi mereka menggunakan kata2 terbalik untuk mantra sihir, lalu si kakak memerintahkan permadani untuk terbang "fly" tapi kotak kardus (permadani) tetap diam, lalu si dorothy mengubah kata2nya menjadi ylf anggap saja dibaca yelf lalu mereka pergi ke negeri yang jauh karna dorothy bisa menyihir segala kebutuhan mereka diselesaikan lewat sihir, tetapi setelah mereka pergi jauh mereka tidak dapat kembali melainkan terbawa arus badai, dan sampai di emerald city disana mereka tidak bisa kembali ke tempat semula mereka, pertanyaannya mengapa tiba2 dorothy bisa menyihir? Mungkin ulah si penyihir baik, atau penyihir jahat, no one know, if u wants to know, or curious u can read for the end i said this is not real life and thinking again! See ya next time (o'v'o)

    ReplyDelete
  2. Jadi teringat masa kecil.. pernah ada filmnya di spacetoon dulu, setiap hari sya nonton film itu gapernah absen hehe.. cerita lama yg gapernah ngebosenin :)

    ReplyDelete

January 12, 2012

Penyihir Hebat Oz

Hore!! Saya menyelesaikan satu buku lagi minggu ini. Kerjaan saya soalnya belum ada kemarin, jadinya saya menghabiskan waktu untuk membaca novel The Wizard of Oz yang memang sengaja saya bawa. Untung saya bawa! Kalo nggak saya bisa cengo deh. Hahaha

Hhhmmm... Enaknya gimana ya ceritanya...

Gini aja deh....

Oh iya, Spoiler alert!!

Dorothy adalah seorang gadis kecil yatim piatu yang tinggal bersama Paman Henry dan Bibi Em di sebuah desa pertanian yang muram di Kansas. Suatu hari, angin puting beliung menerbangkan rumah Dorothy dan membawanya ke negeri ajaib. Dorothy tiba di negeri para Munchkin bersama anjing kecilnya, Toto. Ketika itu, "rumah terbang" Dorothy tidak sengaja meniban Tukang Sihir Jahat dari Timur dan membunuhnya. Dengan terbunuhnya penyihir jahat itu, para Munchkin bisa hidup dengan bebas kembali. Dorothy mengambil sepatu perak penyihir jahat dan memakainya. Di tempat itu, ia bertemu Penyihir Utara yang baik hati. Dorothy ingin kembali ke rumahnya di Kansas, tapi ia tidak tahu caranya. Dan sayangnya, Penyihir Utara tidak dapat membantunya. Tapi ada satu cara. Yaitu bertemu Penyihir Agung Oz yang terkenal kesaktian dan kebijaksaannya. Petualangan Dorothy untuk bertemu Oz di negeri ajaib itu pun dimulai....



Dalam perjalanannya itu, Dorothy tidak sendirian. Selain ditemani oleh Toto, anjing kecilnya yang setia, Dorothy memiliki tiga sahabat lain. Yang pertama adalah Manusia Jerami yang ditemukan terpancang di ladang gandum. Dorothy menolongnya, lalu Manusia Jerami ini pun memutuskan untuk mengikuti perjalanan Dorothy untuk menemui Oz, karena Manusia Jerami ingin meminta kepada Oz agar ia diberi otak. Manusia Jerami menganggap dirinya bodoh dan dia sering diolok-olok oleh gagak karena tidak memiliki otak. Padahal, dia itu sangat cerdas dan memiliki banyak akal. Berkali-kali kecerdasannya itu telah menolong Dorothy dan kawan-kawannya dalam perjalanan berbahaya mereka.

Teman perjalanan Dorothy yang kedua adalah Tin Woodman, seorang manusia kaleng yang ditolong oleh Dorothy di dalam hutan. Woodman tidak bisa bergerak karena engselnya karatan dan dia lupa untuk meminyaki engselnya itu. Dorothy menolongnya, dan Woodman pun bergabung dalam rombongan mereka karena ia juga ingin meminta sesuatu dari Oz. Ia menginginkan sebuah hati. Woodman dulunya adalah manusia biasa yang jatuh cinta kepada seorang gadis. Tapi bibi gadis itu tidak setuju dan menyuruh penyihir jahat untuk mengutuk Woodman, sehingga kapak yang digunakan olehnya justru melukai dirinya sendiri. Akhirnya, ia diubah menjadi manusia kaleng oleh seorang pandai besi. Huhu, sebenarnya kalau dibayangkan, sadis sekali ya. Tapi, nggak usah dibayangkan jauh-jauh karena ini adalah cerita anak-anak. Hhhmm.. Oh iya, saya jadi teringat dengan anime favorit saya di sini, Fullmetal Alchemist. Saya jadi teringat dengan sosok Edward dan Alphonse Elric yang tubuhnya "ditambal" dengan besi. Bahkan sosok Al mirip sekali dengan Woodman, karena hanya jiwa Al yang ada di baju zirah itu, sementara raganya tak ada di sana... Haduh! Saya jadi kangen sama anime itu. DVD bajakan saya ada di siapa ya?? *oot xp

Anggota terakhir rombongan kecil mereka adalah seekor singa. Singa ini bukan singa biasa. Ia adalah singa penakut. Ia takut bertemu manusia ataupun binatang besar lainnya. Padahal, penghuni hutan tempat ia tinggal mengharapkan Singa untuk menjadi raja mereka. Dengan demikian, lengkaplah rombongan mereka. Dan perjalanan ke barat mereka untuk mengambil kitab suci pun bisa dimulai. Eh.. Maksudnya perjalanan untuk bertemu Oz yang agung. Hohohooo

Ketika awal saya membaca cerita ini, saya terbingung-bingung. Bagaimana mungkin Manusia Jerami menganggap dirinya bodoh, padahal dia sebenarnya banyak akal dan pemikirannya begitu kritis. Tetapi saya kemudian mengerti. Sang pengarang, L. Frank Baum, tampaknya memang sengaja menampilkan sebuah paradoks. Tin Woodman yang mendambakan hati, menangis tersedu-sedu ketika ia tidak sengaja menginjak sampai mati seekor semut. Ia bahkan berkata bahwa ia harus lebih berhati-hati agar tidak menyakiti makhluk lain, karena ia tidak memiliki hati. Jika ia memiliki hati, ia tentu tidak perlu berhati-hati.

Begitu juga si Singa Penakut. Ia berkata bahwa dirinya adalah seekor singa yang sangat penakut, tetapi ketika di perjalanan mereka bertemu dengan makhluk buas yang mengerikan, Singa Penakut mengaum begitu keras hingga makhluk buas itu menyingkir untuk sementara. Ia bahkan bersedia menjadikan dirinya sebagai tameng untuk melindungi sahabat-sahabat barunya.

Kedengarannya cukup rumit ya. Karena dongeng anak-anak yang sederhana seperti ini justru disisipi sebuah pemikiran filsafat yang begitu mendalam. Otak, hati, dan keberanian mungkin adalah hal yang paling penting dalam diri manusia. Ketiga hal itu adalah sesuatu hal yang sangat penting dan harus dimiliki. Tetapi terkadang, manusia tidak sadar kalau mereka memiliki itu semua dan sering menganggap rendah dirinya. Ironisnya, dalam kisah ini semua tokoh yang digambarkan menginginkan semua itu bukanlah manusia. Mereka adalah manusia jerami, manusia kaleng, dan singa. Tokoh-tokoh ini menganggap satu bagian itu adalah yang terpenting. Tin Woodman si manusia kaleng misalnya, menganggap bahwa hal yang paling penting di dunia ini adalah hati. Sementara dua sahabatnya, si manusia jerami dan singa penakut tidak beranggapan demikian.

Hhhmm... Jadi rumit sendiri ya. Hehehe... Yah, cerita ini sih cukup untuk dinikmati saja. Pesan-pesan yang ada di dalamnya sangat bagus untuk diajarkan kepada anak-anak. Karena saya belum punya anak, ya disimpan untuk nanti lah. Hohoo. Saya sendiri menyukai kisah anak-anak, terutama yang klasik. Soalnya, biasanya cerita-cerita klasik itu kaya dengan imajinasi. Sesuatu hal yang mungkin agak terpendam saat ini, dengan hadirnya era gadget.

Nah, kembali ke kisah Dorothy. Perjalanan mereka akhirnya membuahkan hasil, dan mereka pun tiba di istana Penyihir Hebat Oz dengan selamat. Kota Zamrud, tempat tinggal Oz, adalah sebuah kota yang sangat cantik berwarna hijau. Sebelum memasuki kota ini, mereka diharuskan memakai kacamata hijau dan tidak diperkenankan untuk melepasnya kecuali mereka keluar dari kota itu. Jadi, jelas kan kenapa kota itu berwarna hijau? ;)

Dorothy, Manusia Jerami, Tin Woodman, dan Singa Penakut akhirnya diberi izin untuk menemui Oz. Tetapi mereka harus menemuinya sendiri-sendiri. Setelah sesi pertemuan dan mengungkapkan apa yang mereka inginkan, mereka berempat justru menjadi sedih. Kenapa begitu? Karena Oz baru akan mengabulkan permohonan mereka jika mereka berhasil membunuh Tukang Sihir Jahat dari Barat. Mereka merasa tidak ada pilihan lain lagi, sehingga memutuskan untuk pergi ke barat untuk mencari kitab suci (lagi?) eh mencari Tukang Sihir jahat. Singkat cerita, Tukang Sihir Jahat berhasil dikalahkan dan mereka pun kembali ke Kota Zamrud.

Penyihir Hebat Oz tidak menyangka kalau mereka akan berhasil mengalahkan penyihir itu. Ia merasa tidak siap bertemu mereka berempat (berlima sih sama Toto). Ternyata, penyihir yang diagung-agungkan karena kebijaksanaannya dan juga karena sosoknya yang mengerikan itu, hanyalah seorang pria tua biasa. Ya. Dia manusia biasa seperti Dorothy, yang terdampar ke negeri itu ketika ia sedang menaiki balon udaranya. Karena ia bukan seorang penyihir, tentu saja ia tidak dapat menolong Dorothy dan teman-temannya.

Ternyata, meskipun bukan seorang penyihir ulung, Oz adalah seorang penipu ulung. Ia berhasil "menipu" teman-teman Dorothy yang mengingikan sesuatu yang sebenarnya sudah mereka miliki. Tetapi, Oz tidak bisa menolong Dorothy, karena ia sendiri terdampar di negeri itu dan tak tahu cara untuk pulang. Dalam adegan ketika Oz "menipu" teman-teman Dorothy, ia mengungkapkan perasaannya seperti ini...
Oz yang kini sendiri di ruangannya tersenyum memikirkan keberhasilannya memberikan apa yang mereka pikir mereka inginkan. "Bagaimana mungkin aku berhenti menjadi penipu," katanya, "ketika orang-orang ini memaksaku melakukan hal-hal yang semua orang tahu itu mustahil? Dan mudah sekali untuk membuat Boneka Jerami, Singa, dan Woodman bahagia, karena mereka membayangkan aku bisa melakukan apa pun. Namun, butuh lebih dari imajinasi untuk membawa Dorothy kembali ke Kansas, dan aku yakin aku tidak tahu bagaimana melakukannya."

Jadi, bagaimana akhir kisah ini? Berhasilkah Oz menolong Dorothy pulang kembali ke Kansas? Siapakah Glinda yang disebut-sebut sebagai penyihir baik dari selatan? Lalu, bagaimana dengan nasib Manusia Jerami, Woodman, dan Singa Penakut selanjutnya?

Selanjutnya, silakan anda baca sendiri. Saya tidak mau spoiler lagi. Lagipula, saya ini sulit menulis review yang pendek. Rasanya kata-kata berloncatan di kepala saya dan jari-jari saya sudah begitu tidak sabarnya untuk merangkainya menjadi kata-kata. So, sebelum anda merasa bosan karena saya menulis terlalu panjang, jadi silakan baca sendiri saja yaa...

Oh iya, ketika membaca cerita ini saya jadi ingat buku yang saya baca sebelumnya, "Diary si Tengil". Di situ ada adegan ketika Greg bermain drama Wizard of Oz dan berperan jadi pohon apel. Pohon apel itu melempari Dorothy dengan apel tentunya. Saya mencari-cari adegan itu di buku ini, tapi nggak ada. Apa itu di buku Wizard of Oz yang lain ya? Karena saya baru tahu kalau ternyata ada semacam serinya dari buku ini. Hhhmm....

Jadi, kalau anda bisa meminta sesuatu yang paling anda inginkan. Mana yang akan anda pilih di antara Otak, Hati, dan Keberanian? Kalau saya sih, saya nggak akan meminta semuanya. Karena saya tahu, semuanya itu ada di dalam diri saya. Tapi mungkin, salah satu atau salah dua atau mungkin salah tiga dari mereka sedang tertidur jauh di dasar sekarang ini....


Judul Asli : The Wonderful Wizard Of Oz
Pengarang : L. Frank Baum
ISBN : 9789790244597
Jumlah Halaman : 206 halaman
Cetakan : I, Oktober 2010
Penerjemah : Alva Indriani
Penerbit : Atria

2 comments:

  1. Ada 2 versi crita oz, yg pertama yg anda baca yang ke 2 mau dnger? Let me see, dorothy tinggal di kansas dengan 2 adiknya mereka sangat miskin jadi tinggal berpindah2 lalu suatu hari dorothy menemukan kota kardus mulai dari situ ia bisa menyihir lalu ia menyihir kardusnya menjadi permadani dan lalu mreka bersiap pergi ke negeri yang jauh (mereka yatim piatu) sebelum pergi si adik berkata bahwa mantranya adalah kata2 yang dibalik contoh,= Oz jika dibalik akan mnjadi zo jadi mereka menggunakan kata2 terbalik untuk mantra sihir, lalu si kakak memerintahkan permadani untuk terbang "fly" tapi kotak kardus (permadani) tetap diam, lalu si dorothy mengubah kata2nya menjadi ylf anggap saja dibaca yelf lalu mereka pergi ke negeri yang jauh karna dorothy bisa menyihir segala kebutuhan mereka diselesaikan lewat sihir, tetapi setelah mereka pergi jauh mereka tidak dapat kembali melainkan terbawa arus badai, dan sampai di emerald city disana mereka tidak bisa kembali ke tempat semula mereka, pertanyaannya mengapa tiba2 dorothy bisa menyihir? Mungkin ulah si penyihir baik, atau penyihir jahat, no one know, if u wants to know, or curious u can read for the end i said this is not real life and thinking again! See ya next time (o'v'o)

    ReplyDelete
  2. Jadi teringat masa kecil.. pernah ada filmnya di spacetoon dulu, setiap hari sya nonton film itu gapernah absen hehe.. cerita lama yg gapernah ngebosenin :)

    ReplyDelete