January 13, 2013

Fairy Tale?? Oh yeaahh!!!


The Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid TalesThe Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid Tales by Jon Scieszka
My rating: 5 of 5 stars

Bacaan ringan pengocok perut di pagi hari. "The Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid Tales" adalah cerita-cerita parodi dari fairy tales terkenal yang ada dan sudah pernah Anda dengar. Dan, kali ini saya kembali mengalami kesulitan dalam membuat review buku ini, karena saya sangat suka bukunya, yang konyol dan penuh humor.

Dari awal buku saja saya sudah dibuat terbahak-bahak dengan narasi-narasi nggak penting dari si penulis. Dimulai dari si "Little Red Hen" yang dengan hebohnya bercerita tentang gandumnya dan ngotot minta sama si Jack (narator cerita), agar dia masuk ke dalam cerita. Setelah perdebatan nggak penting itu, lalu masuk deh ke "Title Page" (What?! Jadi, ceritanya belum dimulai?? xD) yang bentuknya seperti ini.

description
Gambar dari sini


LOL banget kan?

Lalu, akhirnya masuk juga ke cerita pertama, Chicken Licken yang bersama teman-temannya, Ducky Lucky, Goosey Loosey, Cocky Locky mau bertemu presiden, karena si Chicken menemukan fakta bahwa "The sky is falling!!" (nyanyi "Skyfall"-nya Adele). Di tengah jalan, mereka bertemu dengan Foxy Loxy dan diganggu oleh Jack si narator yang mengingatkan mereka satu hal penting, bahwa...

Dia lupa nyantumin daftar isi!!!

Double LOL!!!

Setelah perut saya dikocok-kocok oleh dua cerita nggak penting itu, akhirnya masuklah ke cerita sesungguhnya, yaitu "The Princess and the Bowling Ball". Buat yang sudah baca ceritanya H.C. Andersen, kalian pasti tahu kalau Om Andersen punya cerita yang judulnya "The Princess and the Pea" yang ceritanya tentang seorang pangeran yang sedang mencari istri. Setelah mencari ke segenap penjuru bumi, sang ibunda akhirnya menemukan istri yang cocok untuk pangeran. Kenapa cocok?? Karena si Princess ini mampu merasakan sebongkah kacang yang ada di bawah tumpukan tumpukan tumpukan kasur tempat tidurnya si Princess!! Ouch! How i hate those story! -___-

Versi yang diceritakan Jon Sciezska di buku ini jauh lebih baik. Jadi, ibunda dan ayahanda pangeran berusaha mencari putri yang cocok untuk dinikahi anaknya. Metode mereka masih sama, yaitu si putri disuruh bermalam di istana, tidur di atas tumpukan ratusan kasur, yang di dasarnya ditaruh sebutir kacang. Ya, tentu aja nggak ada yang bisa ngerasain itu kacang sebiji doang di atas tumpukan kasur yang tebel!

Now this went on for three years. And of course nobody ever felt the pea under one hundred mattresses. The one day the Prince met the girl of his dreams. He decided he better do something about it. He decided he better do something about it. That night, before the Princess went to bed, the Prince slipped his bowling ball under the one hundred mattresses.


description
Gambarnya dari sini


What a tricky prince! xDD Tapi, kalo saya jadi si pangeran, saya juga desperet kali, kalo harus nyari istri yang sesuai dengan kriteria absurd ayahanda dan ibunda semacam itu. Jadi, saya suka banget sama si pangeran yang cerdas ini!! :DD

Dan, cerita ini pun ditutup dengan...

And everyone lived happily, though maybe not completely honestly, ever after. The End.


Tapi, jangan khawatir. Ceritanya nggak berakhir di pangeran yang menemukan pujaan hatinya itu kok. Masih ada cerita-cerita lainnya yang bener-bener lucu. Seperti kisah "The Really Ugly Duckling" yang dengan pedenya berpikir bahwa ketika dewasa dia akan bermetamorfosis menjadi seekor angsa yang menawan, atau cerita "Little Red Running Shorts" yang selalu pake celana lari warna merah dan larinya jauh jauh lebih cepat dari si serigala (ROFL), ditambah dengan cerita "Jack's Bean Problem" yang nggak bisa ngelanjutin cerita karena si raksasanya (yang selalu pake huruf kapital kalo ngomong) ngambek! yang bener-bener bikin perut saya sakit.

Lalu, ada juga cerita tentang Rumplestiltskin yang nyasar ke rumah Cinderella dan nawarin gadis itu benang jerami yang bisa dipintal jadi emas (yang ditolak dengan sopan oleh Cinderella karena dia hanya butuh gaun!! xDD). Selanjutnya ada cerita "The Tortoise and the Hair" yang becerita tentang perlombaan antara si kura-kura dan kelinci. Lah, terus kenapa judulnya "The Hair"?? Baca aja sendiri ya sodara-sodara...

Dan, saya nggak bisa berhenti ingin menceritakan buku ini. Jadi, seperti kata Jack si narator, mending kita sudahi saja ripiu nggak jelas saya, sebelum saya ngasih spoiler ke kalian semua.

Lima bintang untuk buku yang telah menggaet banyak penghargaan ini, mulai dari Caldecott Honor (1993), Texas Bluebonnet Award (1995), Buckeye Children's Book Award for K-2 (1995), sampai Flicker Tale Children's Book Award (1994). Jadi, buku ini masuk kategori Fun Months 1, di reading challenge ini.



Melihat cerita yang nyeleneh dan humor-humor yang aneh (nggak aneh-aneh banget sih, biar cocok aja sama rimanya xp), menurut saya cerita ini cocok untuk dibaca anak-anak di atas usia 8 tahun. Lebih baik lagi jika mereka sudah baca versi awalnya terlebih dahulu, jadi ketawanya pasti bisa lebih kenceng!! xD

Yang jelas, buku ini bisa dinikmati juga oleh orang dewasa, karena humornya yang lucu dan buku ini nggak perlu dibaca pake mikir. Cukup nikmati gaya bertutur sang penulis lewat Jack, dan biarkan diri kalian terbawa dalam negeri dongeng yang kalo tokohnya begini semua jadi sama sekali nggak indah ini.. (*≧▽≦)ノシ))

P.S. Umm.. Sebenernya ripiu saya udah beres, tapi biar si Little Red Hen berhenti ngoceh, saya mau bilang kalo cerita dia juga bagus meskipun agak jayus
ヽ(´ー`)

View all my reviews

7 comments:

  1. Hai Tika,

    Saya suka banget cara Tika me-review bukunya, dan saya jadi kepingin beli. Ide si Pangeran menyelipin bola bowling ke bawah kasurnya si Putri betul-betul brillian. Kalo dia nggak melakukannya, bisa-bisa dia jadi perjaka lapuk!

    Oh ya, Tika, bukunya Sciezka ini beli di mana? Harganya berapa?

    ReplyDelete
  2. Halo Mbak, terima kasih sudah berkunjung ke blogku ^^

    Hhmm.. Kebetulan bukunya ini aku nggak beli, Mbak. Alias donlot. Hehehe

    ReplyDelete
  3. Muahaha, kocak bgt sih. Ngocol gitu ya penulisnya. Ini ebook atau printed mba?

    ReplyDelete
  4. Iya, Ky. Penulisnya ngocol banget. Hahahahaa...
    Yang ini aku baca ebooknya :)

    ReplyDelete
  5. huahaha, naratornya kacau... lucu banget bukunya :D

    ReplyDelete
  6. Iya. Kacau banget naratornya. Kisah di dalamnya juga kacau semua.. XDD

    ReplyDelete
  7. Mbak Tika.. aku minta ebooknya dong :)

    ReplyDelete

January 13, 2013

Fairy Tale?? Oh yeaahh!!!


The Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid TalesThe Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid Tales by Jon Scieszka
My rating: 5 of 5 stars

Bacaan ringan pengocok perut di pagi hari. "The Stinky Cheese Man: And Other Fairly Stupid Tales" adalah cerita-cerita parodi dari fairy tales terkenal yang ada dan sudah pernah Anda dengar. Dan, kali ini saya kembali mengalami kesulitan dalam membuat review buku ini, karena saya sangat suka bukunya, yang konyol dan penuh humor.

Dari awal buku saja saya sudah dibuat terbahak-bahak dengan narasi-narasi nggak penting dari si penulis. Dimulai dari si "Little Red Hen" yang dengan hebohnya bercerita tentang gandumnya dan ngotot minta sama si Jack (narator cerita), agar dia masuk ke dalam cerita. Setelah perdebatan nggak penting itu, lalu masuk deh ke "Title Page" (What?! Jadi, ceritanya belum dimulai?? xD) yang bentuknya seperti ini.

description
Gambar dari sini


LOL banget kan?

Lalu, akhirnya masuk juga ke cerita pertama, Chicken Licken yang bersama teman-temannya, Ducky Lucky, Goosey Loosey, Cocky Locky mau bertemu presiden, karena si Chicken menemukan fakta bahwa "The sky is falling!!" (nyanyi "Skyfall"-nya Adele). Di tengah jalan, mereka bertemu dengan Foxy Loxy dan diganggu oleh Jack si narator yang mengingatkan mereka satu hal penting, bahwa...

Dia lupa nyantumin daftar isi!!!

Double LOL!!!

Setelah perut saya dikocok-kocok oleh dua cerita nggak penting itu, akhirnya masuklah ke cerita sesungguhnya, yaitu "The Princess and the Bowling Ball". Buat yang sudah baca ceritanya H.C. Andersen, kalian pasti tahu kalau Om Andersen punya cerita yang judulnya "The Princess and the Pea" yang ceritanya tentang seorang pangeran yang sedang mencari istri. Setelah mencari ke segenap penjuru bumi, sang ibunda akhirnya menemukan istri yang cocok untuk pangeran. Kenapa cocok?? Karena si Princess ini mampu merasakan sebongkah kacang yang ada di bawah tumpukan tumpukan tumpukan kasur tempat tidurnya si Princess!! Ouch! How i hate those story! -___-

Versi yang diceritakan Jon Sciezska di buku ini jauh lebih baik. Jadi, ibunda dan ayahanda pangeran berusaha mencari putri yang cocok untuk dinikahi anaknya. Metode mereka masih sama, yaitu si putri disuruh bermalam di istana, tidur di atas tumpukan ratusan kasur, yang di dasarnya ditaruh sebutir kacang. Ya, tentu aja nggak ada yang bisa ngerasain itu kacang sebiji doang di atas tumpukan kasur yang tebel!

Now this went on for three years. And of course nobody ever felt the pea under one hundred mattresses. The one day the Prince met the girl of his dreams. He decided he better do something about it. He decided he better do something about it. That night, before the Princess went to bed, the Prince slipped his bowling ball under the one hundred mattresses.


description
Gambarnya dari sini


What a tricky prince! xDD Tapi, kalo saya jadi si pangeran, saya juga desperet kali, kalo harus nyari istri yang sesuai dengan kriteria absurd ayahanda dan ibunda semacam itu. Jadi, saya suka banget sama si pangeran yang cerdas ini!! :DD

Dan, cerita ini pun ditutup dengan...

And everyone lived happily, though maybe not completely honestly, ever after. The End.


Tapi, jangan khawatir. Ceritanya nggak berakhir di pangeran yang menemukan pujaan hatinya itu kok. Masih ada cerita-cerita lainnya yang bener-bener lucu. Seperti kisah "The Really Ugly Duckling" yang dengan pedenya berpikir bahwa ketika dewasa dia akan bermetamorfosis menjadi seekor angsa yang menawan, atau cerita "Little Red Running Shorts" yang selalu pake celana lari warna merah dan larinya jauh jauh lebih cepat dari si serigala (ROFL), ditambah dengan cerita "Jack's Bean Problem" yang nggak bisa ngelanjutin cerita karena si raksasanya (yang selalu pake huruf kapital kalo ngomong) ngambek! yang bener-bener bikin perut saya sakit.

Lalu, ada juga cerita tentang Rumplestiltskin yang nyasar ke rumah Cinderella dan nawarin gadis itu benang jerami yang bisa dipintal jadi emas (yang ditolak dengan sopan oleh Cinderella karena dia hanya butuh gaun!! xDD). Selanjutnya ada cerita "The Tortoise and the Hair" yang becerita tentang perlombaan antara si kura-kura dan kelinci. Lah, terus kenapa judulnya "The Hair"?? Baca aja sendiri ya sodara-sodara...

Dan, saya nggak bisa berhenti ingin menceritakan buku ini. Jadi, seperti kata Jack si narator, mending kita sudahi saja ripiu nggak jelas saya, sebelum saya ngasih spoiler ke kalian semua.

Lima bintang untuk buku yang telah menggaet banyak penghargaan ini, mulai dari Caldecott Honor (1993), Texas Bluebonnet Award (1995), Buckeye Children's Book Award for K-2 (1995), sampai Flicker Tale Children's Book Award (1994). Jadi, buku ini masuk kategori Fun Months 1, di reading challenge ini.



Melihat cerita yang nyeleneh dan humor-humor yang aneh (nggak aneh-aneh banget sih, biar cocok aja sama rimanya xp), menurut saya cerita ini cocok untuk dibaca anak-anak di atas usia 8 tahun. Lebih baik lagi jika mereka sudah baca versi awalnya terlebih dahulu, jadi ketawanya pasti bisa lebih kenceng!! xD

Yang jelas, buku ini bisa dinikmati juga oleh orang dewasa, karena humornya yang lucu dan buku ini nggak perlu dibaca pake mikir. Cukup nikmati gaya bertutur sang penulis lewat Jack, dan biarkan diri kalian terbawa dalam negeri dongeng yang kalo tokohnya begini semua jadi sama sekali nggak indah ini.. (*≧▽≦)ノシ))

P.S. Umm.. Sebenernya ripiu saya udah beres, tapi biar si Little Red Hen berhenti ngoceh, saya mau bilang kalo cerita dia juga bagus meskipun agak jayus
ヽ(´ー`)

View all my reviews

7 comments:

  1. Hai Tika,

    Saya suka banget cara Tika me-review bukunya, dan saya jadi kepingin beli. Ide si Pangeran menyelipin bola bowling ke bawah kasurnya si Putri betul-betul brillian. Kalo dia nggak melakukannya, bisa-bisa dia jadi perjaka lapuk!

    Oh ya, Tika, bukunya Sciezka ini beli di mana? Harganya berapa?

    ReplyDelete
  2. Halo Mbak, terima kasih sudah berkunjung ke blogku ^^

    Hhmm.. Kebetulan bukunya ini aku nggak beli, Mbak. Alias donlot. Hehehe

    ReplyDelete
  3. Muahaha, kocak bgt sih. Ngocol gitu ya penulisnya. Ini ebook atau printed mba?

    ReplyDelete
  4. Iya, Ky. Penulisnya ngocol banget. Hahahahaa...
    Yang ini aku baca ebooknya :)

    ReplyDelete
  5. huahaha, naratornya kacau... lucu banget bukunya :D

    ReplyDelete
  6. Iya. Kacau banget naratornya. Kisah di dalamnya juga kacau semua.. XDD

    ReplyDelete
  7. Mbak Tika.. aku minta ebooknya dong :)

    ReplyDelete