January 13, 2013

Kalau Aku Punya Kebun Binatang Sendiri...


If I ran the Zoo by Dr. Seuss
My rating: 2 of 5 stars

Setelah "If I ran the Circus", kali ini saya membaca "If I ran the Zoo" yang masih satu tema dengan buku yang pertama. Diceritakan disini, seorang anak kecil bernama Gerald McGrew yang pergi ke kebun binatang dan membayangkan, kalau dialah yang memiliki tempat itu, maka kebun binatang tentu tidak akan sebosan dan sekuno ini.

Maksudnya, McGrew akan memenuhi kebun binatang dengan binatang-binatang aneh dari seluruh dunia(yang benar-benar aneh dan nggak masuk akal), untuk ditempatkan di kebun binatangnya. Pokoknya, Anda akan menemukan binatang-binatang aneh nan ajaib berseliweran di buku ini.

Misalnya saja, karena menurut si McGrew ini singa kaki empat sudah biasa, maka ia akan membawa singa berkaki sepuluh!Lalu, akan ada juga Elephant-cat (silakan dibayangkan sendiri :)), sekeluarga Joats yang naik boat dan memiliki bulu seperti squirrel-skin coat (yep, u'll find all the rhymes in this book), Bippo no Bungus yang dibawa langsung dari pedalaman hutan Hippo no Hungus, hingga Fizza-ma-Wizza-ma-Dill yang merupakan burung terbuessaarrr di dunia. Benar-benar binatang yang aneh-aneh bukan? Jangan minder kalau Anda nggak tahu semua jenis binatang-binatang ini, karena saya pun nggak... :)

Selayaknya buku anak, maka di setiap halaman buku ini penuh dengan ilustrasi-ilustrasi yang sangat khas Dr. Seuss. Warnanya cerah, dengan warna-warna yang berani dan saklek. Hhhmm.. maksud saya, nggak ada gradasi gitu. Kalo merah ya merah doang, kuning ya kuning doang. Tidak ada permainan warna, dan hanya warna primer saja yang digunakan oleh Dr. Seuss di buku ini, yaitu merah, kuning, biru. Sounds boring, huh? Tapi, saya pikir anak-anak akan terhibur dengan ilustrasi binatang-binatang aneh yang ada di sepanjang buku. Yah, walaupun buku ini gagal menghibur saya sebagai orang dewasa... Huhuu

Menurut penerawangan sotoy saya, buku ini cocok untuk dibaca untuk anak-anak usia 6 hingga 10 tahun. Apalagi kalau dibaca oleh anak lelaki yang aktif dan senang berkhayal. Yang nggak seneng juga boleh sih, kali-kali aja gitu jadi doyan berkhayal yang aneh-aneh kayak si McGrew di buku ini.

Oh iya, buku ini ternyata meraih Caldecott Honor di tahun 1951. Jadi, sepertinya buku ini memenuhi dua kriteria FYE: Fun Months bulan Januari-Februari, yaitu klasik dan pemenang penghargaan. :)


Mau tahu lebih lengkap tentang FYE? Silakan berkunjung ke blog Bzee disini.

View all my reviews

4 comments:

  1. Huaaah kenapa cuma 2 bintang? Dr Seuss sih emang biasa dia suka absurd XD tapi gatau ya aku suka sih.. Cuma emang sbg org dewasa, suka susah ngerti dan nerima ceritanya.. Haha

    ReplyDelete
  2. Hhmm... Kenapa ya??

    Kayaknya aku nggak begitu suka sama yang ini aja. Binatang-binatangnya terlalu aneehhh, kebun binatangnya juga... >,<

    ReplyDelete
  3. Hihi, Dr. Seuss memang suka mengajak berimajinasi seimajinatif-imajinatifnya.

    ReplyDelete
  4. Bettuulll!! Luar biasa emang si Dr. Seuss ini.. Meski kadang aku ga sampe sama ketinggian imajinasinya dia... :DD

    ReplyDelete

January 13, 2013

Kalau Aku Punya Kebun Binatang Sendiri...


If I ran the Zoo by Dr. Seuss
My rating: 2 of 5 stars

Setelah "If I ran the Circus", kali ini saya membaca "If I ran the Zoo" yang masih satu tema dengan buku yang pertama. Diceritakan disini, seorang anak kecil bernama Gerald McGrew yang pergi ke kebun binatang dan membayangkan, kalau dialah yang memiliki tempat itu, maka kebun binatang tentu tidak akan sebosan dan sekuno ini.

Maksudnya, McGrew akan memenuhi kebun binatang dengan binatang-binatang aneh dari seluruh dunia(yang benar-benar aneh dan nggak masuk akal), untuk ditempatkan di kebun binatangnya. Pokoknya, Anda akan menemukan binatang-binatang aneh nan ajaib berseliweran di buku ini.

Misalnya saja, karena menurut si McGrew ini singa kaki empat sudah biasa, maka ia akan membawa singa berkaki sepuluh!Lalu, akan ada juga Elephant-cat (silakan dibayangkan sendiri :)), sekeluarga Joats yang naik boat dan memiliki bulu seperti squirrel-skin coat (yep, u'll find all the rhymes in this book), Bippo no Bungus yang dibawa langsung dari pedalaman hutan Hippo no Hungus, hingga Fizza-ma-Wizza-ma-Dill yang merupakan burung terbuessaarrr di dunia. Benar-benar binatang yang aneh-aneh bukan? Jangan minder kalau Anda nggak tahu semua jenis binatang-binatang ini, karena saya pun nggak... :)

Selayaknya buku anak, maka di setiap halaman buku ini penuh dengan ilustrasi-ilustrasi yang sangat khas Dr. Seuss. Warnanya cerah, dengan warna-warna yang berani dan saklek. Hhhmm.. maksud saya, nggak ada gradasi gitu. Kalo merah ya merah doang, kuning ya kuning doang. Tidak ada permainan warna, dan hanya warna primer saja yang digunakan oleh Dr. Seuss di buku ini, yaitu merah, kuning, biru. Sounds boring, huh? Tapi, saya pikir anak-anak akan terhibur dengan ilustrasi binatang-binatang aneh yang ada di sepanjang buku. Yah, walaupun buku ini gagal menghibur saya sebagai orang dewasa... Huhuu

Menurut penerawangan sotoy saya, buku ini cocok untuk dibaca untuk anak-anak usia 6 hingga 10 tahun. Apalagi kalau dibaca oleh anak lelaki yang aktif dan senang berkhayal. Yang nggak seneng juga boleh sih, kali-kali aja gitu jadi doyan berkhayal yang aneh-aneh kayak si McGrew di buku ini.

Oh iya, buku ini ternyata meraih Caldecott Honor di tahun 1951. Jadi, sepertinya buku ini memenuhi dua kriteria FYE: Fun Months bulan Januari-Februari, yaitu klasik dan pemenang penghargaan. :)


Mau tahu lebih lengkap tentang FYE? Silakan berkunjung ke blog Bzee disini.

View all my reviews

4 comments:

  1. Huaaah kenapa cuma 2 bintang? Dr Seuss sih emang biasa dia suka absurd XD tapi gatau ya aku suka sih.. Cuma emang sbg org dewasa, suka susah ngerti dan nerima ceritanya.. Haha

    ReplyDelete
  2. Hhmm... Kenapa ya??

    Kayaknya aku nggak begitu suka sama yang ini aja. Binatang-binatangnya terlalu aneehhh, kebun binatangnya juga... >,<

    ReplyDelete
  3. Hihi, Dr. Seuss memang suka mengajak berimajinasi seimajinatif-imajinatifnya.

    ReplyDelete
  4. Bettuulll!! Luar biasa emang si Dr. Seuss ini.. Meski kadang aku ga sampe sama ketinggian imajinasinya dia... :DD

    ReplyDelete